assalamualaikum ukhti dan akhi yg membaca blog saya:) malam ini saya mau sharing sedikit tentang hijrah saya saat ini. Awal nya saya sendiri tidak begitu yakin pada diri saya bahwa akan memulai hijrah ini. ketika saya masih berpacaran pernah terlintas di pikiran saya untuk berhijrah namun saya selalu mengeluh dan masih berpikiran duniawi. Saya lalai akan perintah Allah SWT, saya masih melakukan larangan-Nya, saya masih bersenang-senang dgn kehidupan duniawi, tanpa adanya pikiran untuk bertaubat. Saya selalu mengulur-ulur waktu untuk memperbaiki diri, karena saya berpikir bahwa masih ada hari esok yg akan datang untuk bisa bertaubat. Nauzubillah Minzalik:( saya sungguh menyesali perbuatan saya dan cara berpikir saya seperti orang jahiliah itu. Saya sungguh malu kepada Allah SWT, akan perbuatan saya selama ini yg selalu jauh dari diri-Nya. Saya berterima kasih kepada Allah SWT dan saya sangat mensyukuri bahwa saya masih diberikan kesempatan untuk bertaubat, Alhamdulillah jg saya skrg telah mendapatkan hidayah dari Allah SWT untuk berhijrah menjadi muslimah sejati disisi Allah SWT.
Pertama kali saya memutuskan untuk berhijrah, ketika saya mengakhiri hubungan kasih dgn pacar saya. Dari sinilah saya memulai hijrah, mulai memperbaiki diri, mulai memperbaiki pakaian dan mulai memperbaiki akhlak. Saya dulu pernah berpikir bahwa pacaran itu dapat membuat saya senang, bahagia, mendapatkan perhatian lebih, menjadi semangat hidup saya karena saling mengasihi satu sama lain. Ternyata saya salah besar, tidak ada yg menguntungkan dari pacaran dan tidak ada pula manfaat nya dari berpacaran, malah terkadang saya mendapatkan rasa sakit hati dan kekecewaan yg besar. Saya sadar akan dosa yg datang ketika saya mencintai seseorang yg blm menjadi mahram saya. Saya selalu mengejar-ngejar cinta seseorang yg belum tentu menjadi jodoh saya nanti, Saya lupa untuk mencintai Allah SWT:( padahal Allah lah yg senantiasa memberikan kasih sayang nya di kehidupan saya, Allah lah yang telah memberikan kenikmatan selama ini, Allah yg selalu mengerti akan keluh kesah kehidupan saya dan Allah lah yang Maha Segala-galanya. Saya telah membuat Allah menjadi cemburu karena saya mencintai hamba Nya tetapi tidak mencintai Nya:( Mulai sekarang insyaallah saya berjanji pada diri saya untuk mengejar cintanya Allah terlebih dahulu dan saya yakin bahwa Allah akan mendatangkan seseorang yg mencintai saya karena Allah SWT.
Masya allah����
BalasHapusDo'ain nyusul ye nop.