Selasa, 19 Desember 2017

yang disemogakan

Menghargai setiap proses yang ditempuh itu lebih baik, tak jarang orang-orang di sekitar kita hanya melihat hasilnya saja tanpa mereka bertanya bagaimana proses nya. kadang kala aku merasa berbeda saat berada diantara teman teman ku, namun aku yakin bahwa aku tidak pernah berbeda dihadapan Allah. Semua yang ku lakukan ini karena Allah dan untuk kedua orang tua ku. Tidak akan ada hasil yang memuaskan bila tidak ada banyak proses yang ku tempuh, dan banyak kerikil kerikil yang selalu ku lalui. Aku sangat menghargai setiap proses yang ku jalani agar aku mendapatkan hasil yang berharga, terkadang iman ku sering naik turun, namun aku tetap mencoba untuk terus bangkit perlahan agar aku tidak kelelahan.

Aku telah mengangkat banyak kesedihan dari dalam diriku, kini aku hanya bisa mengikhlaskan saja dan sekarang aku harus mencoba untuk melakukan yang terbaik dan mencoba untuk menjadi yang terbaik. Telah banyak ku dapatkan tentang pembelajaran hidup, saat ini dan seterusnya aku harus melupakan ketidakbaikan seseorang yang pernah menyakiti hatiku.

Berbicara soal cinta itu memang menarik hati dan menyenangkan, tetapi bila berbicara soal rindu itu tidaklah menyenangkan karena banyak dari kita yang pandai menyembunyikan sebuah rindu yang teramat dalam. Tidak akan ada yang tau bahwa hati kita sedang merindukan siapa? rasa sakit ketika merindukan seseorang itu hanya dapat diredam ketika merebah dalam sebuah mimpi dan hayalan. rindu yang menggebu itu tentu tidak mendatangkan ketenangan, malah menjadi keresahan di hati dan rintihan yang terisak di kala sedang kesepian.

Mencintai itu akan lebih menenangkan bila mencintai nya dalam diam. Janganlah pula kita mencintai yang terlalu berlebihan, karena itu tidak baik. Sebab, bila kita terlalu mencintai, kita akan dilanda rasa ke kecewaan dan tentunya kita akan melupakan siapa yang sebenarnya telah mencintai kita terlebih dahulu dan siapa yang telah menciptakan hati untuk mencintai ini? tentunya cinta Allah lah yang paling mulia dan tiada tandingnya.

Aku akan memantaskan diri untuk seseorang yang aku cintai, agar aku menjadi berkualitas ketika bersanding dengan nya di kemudian hari. Ketahuilah dengan sepenuh hati, dengan impian-impian kebahagiaan. Dalam lima waktu, tak lelah ku ikut sertakan selalu namanya di dalam doa ku, semoga segala impiannya dapat terwujud, karena impiannya adalah impian ku, semoga di dalam impiannya itu ada aku. Iya aku tau bahwa cinta itu bukan sesuatu yang bisa dipaksakan dan menunggu akan menjadi sia-sia bila tanpa ikhtiar. Sekarang aku hanya berteman dengan rasa sabar dan seuntai doa yang ku panjatkan agar tersemogakan. Aku akan tetap disini meniti langkah perlahan lahan di setiap lorong kerinduan, ada waktu dan jarak yang harus di tempuh agar penantian rindu yang sempurna dapat ku miliki.