Selasa, 27 Juni 2017

open your heart

Kalau kau memusatkan perhatian untuk memberikan cinta, tugasmu akan terasa lebih kecil namun hasilnya besar. Kalau kau memusatkan perhatian untuk mendapatkan cinta, tugasmu akan terasa lebih besar namun hasilnya kecil. Mungkin benar jika kita menuruti selogan "cintailah orang yang mencintai kita" karena ketika kita tahu bahwa kita benar-benar dicintai, kita tak usah lagi meragukan cintanya. Mencintai dengan tulus, mencintai dengan sungguh-sungguh adalah hal yang wajar, apalagi ketika kita sudah terbiasa bersama dengan orang itu, rasanya tak ada alasan untuk beranjak pergi meninggalkannya. Namun ketika dia yang sangat kita cintai  ternyata bukan orang yang tepat, bukan orang yang kita harapkan, karena dia mungkin meninggalkan kita dengan seribu alasan. Dengan alasan atau tanpa alasan, dia tega meninggalkan kita, orang yang sangat mencintainya. Mungkin karena ada orang lain yang lebih menarik daripada kita, atau dari awal dia hanya berniat mempermainkan kita.

Kecewa, patah hati itulah kata yang tepat untuk menggambarkan keadaan, Keadaan dimana kita merasa terpuruk, terhianati, dibohongi oleh orang yang kita kenal hatinya selama ini, yang kita percayai akan mampu menjaga hati kita, namun pada akhirnya dialah yang akan menyakiti.

Hancur perasaan ini merasakan sakit yang teramat sangat karena kepergiannya, ketika air mata tak bisa terbendung lagi, dan hanya air mata yang bisa berbicara ketimbang kata-kata. Diam dan berharap suatu saat nanti rasa patah hati ini akan terobati, berharap bisa melupakannya dengan cepat, ya... Hanya harapan yang tak tahu kapan akan terjadi hal itu. Tak banyak yang bisa dikatakan untuk menggambarkan rasa sakit hati, yang jelas air mata ini tak henti-hentinya mengalir.

Menangisi orang yang jelas-jelas tak menginginkanmu lagi, dari saat itu mulailah berpikir dan yakin meskipun saat ini atau esok engkau masih teringat dan masih terkenang semua tentangnya, percayalah waktu akan menghapus semuanya, tak peduli cepat atau lambat tapi waktu pasti akan menjawab, dan rasa itupun akan berubah seperti saat kamu tak mengenalnya.

"Terkadang semua terasa indah saat kamu pertama kali mengucapkan kata-kata kalau kamu mencintaiku, tak berdaya rasanya aku menolak dan tak kuasa untuk mengucap kalau aku juga mencintaimu, karena memang benar rasa itu hadir ketika kita sudah terbiasa bersama, namun apa daya kata itu hanya sebatas kata-kata saja tanpa ada ketulusan."


just write...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar